Kamis, 07 Januari 2016

Kota Ambon pada saat malam pergantian tanggal 25 Desember 2015

Malam pergantian tanggal 25 Desember merupakan suatu malam yang berkesan bagi umat Kristen. Pada malam pergantian ini biasanya ramai seperti halnya malam pergantian tahun baru. Kota Ambon merupakan salah satu kota di Indonesia yang mayoritas agamanya adalah agama Kristen, jadi tidak heran bahwa pada saat malam pergantian tanggal 25 Desember sangat ramai dipenuhi masyarakat dengan berbagai kegiatan untuk menghibur. Kegiatan tersebut adalah pesta kembang api yang diadakan di Lapangan Merdeka Kota Ambon dan konser artis-artis maluku. Konser tersebut diadakan dengan mendirikan sebuah panggung badan jalan pada Jl.Air Salobar, kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
            Dentuman kembang api diselingi petasan terdengar silih baganti menandai sukacita umat Kristiani menyambut peristiwa kelahiran Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dunia, terdengar diseluruh penjuru kota Ambon. Pesta kembang api dan petasan  yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut membuat angkasa di Ibu Kota Provinsi Maluku ini dipenuhi asap dan kabut. Ribuan warga memenuhi jalan-jalan utama diKota Ambon untuk merayakan sukacita dan kegembiraan Natal dengan menyalakan kembang api dan petasan. Sementara itu, ribuan warga berkumpul dijalan-jalan utama untuk berkonvoi dengan kendaraan bermotor, membuat arus lalu lintas  dibeberapa ruas jalan utama di kota Ambon menjadi macet. Puluhan personil Polri dibantu TNI yang telah bersiaga, terlihat sibuk mengatur arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan, guna mencegah kemacetan, sekaligus menghimbau warga untuk tidak melakukan aksi balapan.
Mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas yang lebih parah, aparat kepolisian juga melakukan penyaketan di beberapa kawasan, terutama membatasi kendaraan yang masuk ke pusat kota untuk berkonvoi. Dengan cara yang dilakukan tersebut dapat mencegah kemacetan terjadi. Dalam acara tersebut lalu lintas dapat diatur sebaik mungkin.